Showing posts with label Diary of Me. Show all posts
Showing posts with label Diary of Me. Show all posts

March 30, 2012

There's Always Good in Bad


"Menyebalkan!"
mungkin itu adalah kata pertama yang mau aku gunakan untuk mendiskripsikan hari ini. Kenapa? Well, there are many problems I met at school and home. Pertama, jam tangan yang akhirnya dikembalikan olah kakak setelah lebih dari 1 tahun  dia pinjam  HILANG! Lucunya lagi, yang bikin kepala orang-orang rumah sampai geleng kepala adalah, hilangnya jam tangan itu adalah di RUMAH! Gila kan?! Di rumah sendiri kok bisa hilang? Dicari kemana pun enggak ketemu. Dari lantai bawah ke lantai dua, balik lagi kebawah, mengacak-acak lemari-lemari buku, menggeledah tas, mengintrogasi orang-orang, dan sejenisnya dalam kurun waktu 2 hari (hari ini hari ketiga) tetapi hasilnya NIHIL. Kecewa? Banget! Parahnya ibuku malah mengadukan peristiwa hilangnya jam tangan ini ke ayahku yang jelas-jelas baru menyelesaikan tugasnya di luar kota dan akan kembali ke Jakarta HARI INI. Alhasil? Ayah bbm ibu yang isinya kurang lebih (untukku) Dana harus siap-siap saat saya sampai rumah nanti. It's quite easy to understand, isn't it? GOOD. Dan aku cuma bisa pasrah. Berdoa dalam hati semoga malam hari tak kunjung datang, supaya.....enggak ketemu ayah.
Kedua, ada latian volley dan dari dulu aku sangat silly dalam olahraga ini (well, sebenarnya aku sama sekali tak berbakat olahraga kecuali renang). Pasti ending dari main volley adalah: pergelangan tangan merah, sakit dan mempermalukan diri karena yaaa... tak dapat main volley tadi. Dan benar dugaanku. Pergelangan tanganku merah dan terasa menyakitkan. Berita lebih bagusnya lagi: Sit Up 20 kali. Apa-apaan itu? Sudah capek, sakit pula, dan malah di suruh sit up karena bola yang di-serve tak dapat melewati net!
Ketiga... yang paling menyedihkan. Hari ini ada Praktikum Fisika dan biasanya aku paling senang dapat jam pelajaran ini. Gedungnya bagus, nyaman, comfortable, top deh. Tapi tadi itu disaster banget! Tanpa sengaja, aku membakar kalorimeter dengan meletakkannya di atas bunsen. Itu ketidak-sengajaan tentunya. Aku salah meletakkan kalorimeter yang seharusnya kudiamkan. Harusnya aku memanaskan air dengan menggunakan gelas ukur. Di antara kelompok tidak ada yang sadar kesalahan itu karena... ehem kami bercanda nyaris sepanjang pelajaran. Sungguh kejadian tadi membuatku malu. Masalah ganti? Itu tak sebanding dengan rasa malu yang kau alami jika kau memiliki pengalaman yang sama denganku. 
Keempat, rapotku belum juga dilegalisir padahal aku membutuhkannya untuk pertukaran pelajar. Dan acara yang mau kuikuti ini hanya ada sekali di umurku. Untuk ikut pertukaran pelajar, aku harus merupakan murid kelas 10 SMA. Dan itu hanya sekali kan? (Kecuali kalau aku tidak naik, huh jangan sampai!). Aku dan temanku nabila, tadi merasa bahwa kami seperti bola. Ditendang sana dan sini. Keluar TU masuk TU hanya untuk mendapatkan beberapa stamp di atas beberapa lembar fotokopi rapot. HELL! Setelahnya kami akhirnya diterima dan salah seorang pegawai TU berkata bahwa akan segera di stamp. Nyatanya? Sampai jam pulang rapot kami masih belum diapa-apakan! Akhirnya? Kami menunggu lagi dalam waktu (yang menurutku) cukup lama! 
Aku mengumpat...sungguh. Dalam hati terus-terusan aku berkata, kau tau? Aku tak harus menjelaskannya di sini kan?  
Tapi tiba-tiba semua berubah ketika melihat Zack. JANGAN PERGI DULU! Aku bukan ingin menceritakan apa pun tentang zack. Sungguh. Tapi kau harus dengar sedikit ceritaku tentangnya (padahal tadi bilang bukan mau cerita tentang zack).
Jadi saat aku dan seorang temanku melewati pagar sekolah, hendak meninggalkan sekolah, aku bertemu zack and his friends. Cool! kami berjalan berdua dan saat kami melewati mereka salah seorang temannya bertanya, "Pantas dari tadi kau merapikan diri. Ternyata..." <--- maksudnya ini apa? kenapa enggak dilanjutkan? siaaal! Aku mau tau. Mungkin kau mengira aku ini lebih dari over tapi... boleh kan kalau berharap, meski pun harapan itu belum tentu atau tak akan terwujud dan kau mengetahuinya? Aku mungkin terlalu bodoh, aku tidak tau teman zack tadi itu berbicara dengan zack atau temannya yang lain. Tapi debaran jantungku terus berdebar kencang bahkan saat aku sudah tiba di rumah. And whooosh! Entah bagaimana ceritanya, aku merasa mood-ku lebih baik. 
Aku beristirahat sebentar. Mendinginkan diri dalam kamar tidurku yang sedingin es. Bersiap-siap untuk ibadah siang. Setelahnya aku tidak merasa kesal lagi dengan hari ini. 
Pertama, aku dapat menemukan jam tanganku. Dan aku tidak menemukannya di rumah. Melainkan di MOBIL. Sungguh aku benar-benar careless. Dan aku dapat menemukannya hanya dengan satu petunjuk: Ingatanku yang melayang entah bagaimana ke saat aku dan keluargaku merayakan ulang tahun adikku di PIM. Gila memang.
Kedua, diriku dapat berpikir positif setelah memberi keyakinan bahwa hukuman yang tadi diterima saat jam pelajaran olahraga baik untukku. Hey, perutku jadi lebih ramping!
Ketiga, aku mendapat pelajaran hari ini, aku tidak boleh menyepelekan hal-hal yang bahkan sangat kecil (lagi-lagi...). Aku punya pengalaman sekarang, bagaimana sesuatu yang kecil dapat mengakibatkan kecelakaan besar.
Keempat..... aku tak tahu harus berkata apa tentang ini. Lebih tepatnya aku masih bingung. Hei, mereka menjadikan aku dan temanku sebagai bola untuk nyaris dua hari (jika hari ini juga dihitung).
Akhirnya aku dapat menyimpulkan: SESUATU YANG BURUK DAPAT MENJADI LEBIH BAIK UNTUKMU JIKA KAU DAPAT MELIHATNYA DARI 2 SISI DAN BUKANNYA TERUS MENERUS MENYALAHKANNYA. hemmm... *Melihat dari atas ke bawah, dan ke atas lagi* Panjang banget, ya? *muka polos* Okay guys, sorry for wasting your time, but I hope my story can let you help think positive. Hoping you enjoy your day :)


March 10, 2012

In a Short Life

I've heard a lot about this word : "Life is short, don't waste it".
I know that but somehow I still made that words as joke with some friends. Well, that's before that day...

It was Thursday, March 8th and I was at school. It was recess time and there was a noise. Since it was recess, I didn't really mind about it. I was eating my lunch, and continue eating until my friend came cried. What's happened? I closed my lunch box and came to her. Asked what happened. She told me that one of her friend just passed away. I didn't believe that for sure, but when I went out the class...well there were many people cried. The girl who passed away was a student of X- C. This class is quite close with mine (X-E)

Suddenly..., I just felt quite afraid of something called death. One thing that I used to joke, now is the reality. Humm... 

March 07, 2012

1 Year Ago

when I looked at the calendar, I was shocked a bit. Today is March 7th. And.... well nothing special for today. But it was really amazing one year ago. Today is my Failed Anniversary. It's already a year without I realized it. He, my last ex was quite cool when he asked me to be his girlfriend. He came to my class and said his feeling. I liked him so much until I couldn't say anything than "Yes!"

I had been his girlfriend for 2 months until my parents knew our relationship. We decided (actually me) to end the relationship. About 2 months after that, he asked me to be his gf again, because we were going to enter the high school so we wouldn't meet each other since we would go to 2 different high schools. I denied. 

So that was our story. An old story. There's nothing important about it since he has been dating another girl, and I like someone else, Zack. But still, this story makes me flashback to those beautiful memories :')

March 06, 2012

Do I?

Today I had a chemistry class. The teacher of this subject always let her students to discuss things except on test. I was doing my exercise when suddenly my friend called me. I looked at her and asked "yes?" kind of offering help if she need. But she said something that really made me blush. 

 "You look prettier recently?"

I was so surprised and only can said, "huh?" 

She laughed a bit and asked me, "Are you in love with someone"

I shocked. "How do you know that?"

"I know things like that", she said.

I only starred at her without saying a word. What did she say?

She smiled at me. I smiled back. And did my work again. 

No one know who Zack is. So, one thing I wish, I hope she doesn't and won't know the one I love. Except I be Zack's girlfriend.

Could it be One-Sided Love, AGAIN?!

Dor-Der-Dor...

mungkin itulah yang lagi aku rasain sekarang. Entah bagaimana ceritanya, tapi... ada perasaan sakit juga dalam hati ini. Tadi sebelum pelajaran bahasa Inggris, ada istirahat. Dan dibanding berada di dalam kelas yang agak berisik karena bakalan ada test interview, akhirnya aku pilih untuk menghabiskan sisa waktu di luar kelas. Saat itu ada Zack, yang ternyata menghabiskan waktunya (bolos?) di sekitar kelasku.

Aku sok-sok sibuk melihat ke arah lapangan padahal diam-diam, aku juga lagi "nguping" obrolan dia sama teman-temannya. dan dari situ tiba-tiba aku denger dia ngobrol sama teman sekelasku kayak begini (Z=Zack, F=Friend):
F: "Lo jadi pedekate sama dia"
Z : ........... <---- gadenger jawab apa
F : "Kalau lo sampai jadian lo berani kasih PeJe berapa ke gue hah?" *ngakak* "dia pastilah juga suka sama lo secara lo ganteng kok"
Z : "Emang sih gue ganteng, banyak lagi yang kenal gue, tapi...." <--- tiba-tiba orang-orang dateng dan kalimat dia hilang ditelan suara yang lainnya.

Percakapan itu, APA MAKSUDNYA? T_T

dan sumpah, aku bete bangetttt dengarnya!


Ga berarti aku beneran suka dia sih tapi, gejala-gejalanya itu ada. Itu yang aku khawatirkan. Padahal dia juga bukan milik aku, jadi ngapain juga aku mesti peduli, coba? Huh T___T *ke-be-go-an-ya-ng-na-m-ba-h*

March 05, 2012

Last Night

Hari ini....lagi-lagi nggak sekolah. Semuanya cuma gara-gara gejala pilek ini. Oke aku tau, pasti ada yang bertanya, "Kok lebay banget sih? Gejala flu aja langsung nggak masuk.". Tapi, well begitulah saya. Sedikit aja kena serangan dan wuuusssh bisa langsung terkena serangan asthma (aku punya asthma yang udah parah) dan pasti habis itu mesti rawat inap. Akhir-akhir ini aku mencoba untuk tidak menghabiskan uang dan waktuku di rumah sakit. Kau tau? Seandainya uangnya dikumpulkan, aku pasti sudah dapat mobil T_T harga rumah sakit mahal sih. Karena penyakit aku udah lama dan sebenarnya ada komplikasi juga, jadinya nggak boleh ditanganin sembarangan, masuk kelas rumah sakitnya pun yang.... *glek* ga tega ngomongnya. Udah gitu bokap-nyokap jadi harus rela capek buat nemenin juga. Sedih ingatnya huhu

Eh kok malah ngebahas beginian sih? Padahal niatnya mau cerita-cerita tentang mimpi semalam -____- Oke langsung to the point aja ya ceritanya.....

Jadi, semalam lagi-lagi aku mimpiin dia, setelah beberapa hari ini nggak mimpi tentang dia. Di mimpi yang semalam itu bentuknya seperti lanjutan dari mimpi-mimpi sebelumnya. Aku mimpi, sekolahku ngadain study tour ke sebuah tempat, yang anggaplah namanya "Lalaland". Di Lalaland kebetulan aku dapat satu grup sama dia, Zack. Sebenarnya senang juga sih, tapi sayang aku nggak bisa tunjukkin wajah senang itu saking malunya. Semua berjalan biasa saja sampai, waktu makan siang. Nah di waktu makan siang ini, Zack pilih tempat yang pas berhadapan langsung sama aku. Dan ada percakapan begini : (D= me, Z= Zack)

Z : "Kamu kenapa? Dari tadi mukanya datar begitu"
D : "Nggak ada apa-apa" <--- kaget diajak ngomong pakai aku-kamu
Z : "Kalau ada masalah cerita aja "
D : (hening) <--- gatau mau ngomong apa
Z : "Aku punya salah sama kamu?" 
D : "nggak"
Z : "biasanya kalau cewek begini, pasti ada kesalahan yang dilakuin cowoknya kan?"
D : (bengong)
Z : "Aku tadi beli ini, buat sekalian minta maaf ke kamu. Kamu mau maafin kan?"
D : (shock, sejak kapan jadian?)
Z : Kamu mau jadi cewek aku lagi, kan?"

Oke fine, emang percakapannya aneh (BANGET) begitu. Malahan di mimpi percakapannya lebih panjang, tapi sebagian lupa, hahaa... Hal yang paling menyedihkan adalah, pas di mimpi itu, ada bagian di mana aku bilang sama diriku sendiri begini : "Dan sadaarrrr, ini cuma mimpi aja kok. Jangan nge-fly begitu juga dong!"
Setelahnya aku langsung bangun dari tidur. Jujur aja, rasanya mau nangis, tapi yah... *blushing* seneng juga hahaa <---- udah mulai gila. 
Kayaknya segitu dulu deh cerita gaje bin aneh ini. Maaf banget buang-buang waktu untuk orang yang membaca :P

February 27, 2012

Air Mata Optic

mungkin simbol yang pertama kali aku ketik adalah........... : T______T

semua pasti tau apa maksudnya kan? Yaaa... aku lagi sedih banget. Berhenti untuk ngomongin cowok, kalli ini aku lagi mau ngomongin nilai ulangan fisika ku yang baruuuu aja dibacain nilainya. Enggak bisa bohong, perasaanku langsung ancur sampai potongan yang bener-bener kecil pas tau nilai itu. Kenapa?

Ulangan Fisika sekitar 2 minggu lalu tentang optik. Di les, aku sering banget latian soal-soal itu. Pas ngerjain ulangan? Wah jangan ditanya. Aku bisa mengerjakan dengan ehem bisa dibilang gampang karena tau lah rumus-rumusnya. Bahkan, aku masih bisa bantuin temenku, selain ngasih rumus, step-step cara dan jawabannya pun ku kasih. Intinya: Pas ulangan aku kayak ngerjain 2 tipe soal lah. Dan itu bisa semua. 

Nah tadi pas dibacain hasilnya, ternyata, jangankan dapat nilai 9, nilai KKM pun aku nggak dapet! Temenku yang kubantuin nilainya nyaris 2x lipat dari aku, 95.  Apa ini semua karena aku dengan soknya, dengan takaburnya nyepelein soal-soal? Tapi aku ga pernah nyepelein soal fisika, deh. Jadi? Apa nilaiku ketuker? Kayaknya juga ngga. Pokoknya hari ini sedih banget :""""(

udah gitu, gurunya masih belum bisa ngasih aku kertas jawabanku, yang katanya ada anak-anak lain yang belum ujian. Padahal aku butuh banget buat tau letak di mana kesalahanku. Butuh banget buat belajar ulang. Butuh banget buat menghukum diriku yang cuma dapet nilai segitu :'(

Jujur aja, aku ngerasa mau banget jerit kuat-kuat, mau nangis sekenceng-kencengnya sampai mata bengkak. Jujur aja, aku merasa mau bangeet mati *aku tau yang terakhir itu lebay* tapi mau gimana lagi? Ikut remedial biarpun hasilnya lumayan bagus, di rapot pasti cuma ditulis 75. Ya kan? Pokoknya hari ini hati aku ancurrrrr :'( bukan ancur karena temenku tentu aja. Tapi ancur karena nilainya! hiks..hiks.. sepertinya hari ini aku ga bakal berhenti nangis. Meskipun ada yang menghibur dengan kao atau kao-nya sendiri yang menghibur kayaknya bakal susah berhenti. 

Maaf ya ini curhatnya aneh bannget *biasanya juga aneh* tapi beneran. Aku butuuuh banget seseorang buat diajak bicara. Seseorang yang mungkin bisa bikin perasaanku mendingan lah. Seseorang yang bisa kasih pinjam shoulder- nya buat aku letakkin kepalaku di sana dan ngecover tangisan aku :'(

February 24, 2012

Curhatan Dana

halooo semuanya!!! Huhuhu, kangen banget buat nge-blog nih ;( semenjak aku masuk SMA jadwal yang memang sebelumnya padat sekarang jadi makin padat aja. Serius deh, aku nggak bercanda. Setahun belakangan ini tuhya aku udah berasa jadi orang kantoran, dan bukannya pelajar. Pagi berangkat ke sekolah jam 6 kurang, terus pulangnya jam 7an (karena ada les tambahan) itu pun belum termasuk kalau macet. Garis tipis yang membedakan dengan pekerja kantoran adalah, mereka libur di hari sabtu-minggu, sementara aku libur di hari minggu doang *nangis*
*ngeliat ke tulisan di atas* Well, kok isinya makin lama melenceng sama yang dibicarain? Hahaha, oke masuk aja ke topik deh ya. Sesuai judulnya "Curhatan Dana", aku bikin post ini bener-bener buat curhat. Dengan kesibukan yang mendera, waktu mengobrol pun jadi semakin sedikit jadi, ehem sepertinya post ini bakalan jadi pelampiasan uneg-uneg segala macam deh. To the point, ini mau ngebahas tentang perasaan aku yang akhir-akhir ini gaaalllaaaau banget! 
Ga bermaksud untuk bikin cerita aneh, tapi kejadiannya memang terbilang aneh. Ingat ini realitaaa! Semuanya bermula ketika aku mau tidur. Seperti biasa pas mau tidur aku pasti nyalain radio. Terus lagu terakhir yang kudengerin sebulum tidur itu yah... lagunya Whitney Houston yang "I will always love you". Belum juga lagunya abis, aku udah ketiduran duluan. 
Nah setelahnya aku jadi punya mimpi aneh. Di mana di mimpi itu aku jadian sama orang yang duluuuuuuuuuuuuu banget pernah aku taksir. Anggaplah namanya Zack. Di waktu yang duluuuuuu itu, aku pernah suka sama dia, yang emang secara fisik jempol deh (maksudnya diatas  8 lah nilai ketampanannya). Tapi perasaan itu langsung ancur begitu aja pas temen aku yg lain bilang kalau dia pernah bring some girls to hotel. Well you know lah. Jadinya semenjak itu aku.... agak takut sama dia.
Setelahnya, satu per satu kejadian di mimpi aku mulai terjadi, dan aku mulai ngerasain kalau ini kayak de javu. Dan entah gimana juga, aku jadi suka deg-degan sendiri kalau ngeliat dia, mukaku juga kerasa panas, dan aku yakin mukaku selain itu juga pasti bakalan merah kalau ketemu dia (yang terakhir ini lebay). Untuk ringkasnya aku ngerasa begoooo banget sebanget-bangetnya. Kok masih bisa-bisanya merasakan deg-degan sama orang kayak gitu coba? Apa banget kan? Huhu, dan jujurnya aku pengen banget nangis gara-gara ini. Jangan bilang kalau aku...mulai suka lagi sama dia. Itu bakalan so horrible deh. Aku masih merinding. Ya bukannya dia bakalan tertarik juga sama aku, secara ngomong aja kita ga pernah. Bahkan dia mungkin juga ga kenal aku <---- menyedihkan. 
Ahhhh I kinda dizzy! This thing makes me want to scream as loud as I can :( Padahal bakal ada banyak banget hal yang mau ku tulis disini. Dan sempat berpikir juga ini post bakalan panjang banget. Sayang,  bingung ngetiknya hikshiks... 

February 13, 2012

PARADIGMA

I'm baaaackk!!! *inhale-exhale-inhale-exhale* <--- because I was running so fast.
   I know that I'm late to tell you what's just happened to me, but late is better than never, right? Okay now, I don't know how to start it hahaha.... It was started by a news from my seniors at school that there was going a competition called PARADIGMA (Parade, education, and week of Bahasa). The competition were so various. At the first, I really, really, really want to join short-story competition, but unfortunately, my friend already signed her name on the registration form (each competition was only for a person <if it for individual competition> or a group <group competition> for each class. So, I prefer to join another competition than do nothing. I decided to join poem-musicalisation.
   I started it by looking for other members. 2 girls (aning and wuri) agreed to join and the said they would play flute. 1 boy (gilang) came up after that. And at last, I looked for 2 more people to be guitarists. Do you know what? In my class there are lots of boys who are guitarists and have minimal a band. Buuut, none of them wanted to join us. Why? Idk, might be the have a thought it would be boring. But god helped me a lot. 2 boys (sena and fatih) wanted to join it. Then my first job was completed.
   I started to do my second job, make a poem. Since I really love writing, especially to make poems, I didn't find any seious problem. Just in a night, I already made about 7/8 poems. We choose one of them. Next, we practiced hard for almost everyday in 2 weeks. We practiced more than an hour after school. To tell the truth I was tired, but in happiness. I choose gilang as the reader, me, my self played something called "pianika" in here. 
   On the day (feb, 11th), I felt really nervous. Might be it was because we got number one. So we performed first. Luckily our group succeed and I still remember what the judge said to us ,"simple but amazing".  Happy to tell the truth. And all of sudden I felt nervous again. The other group performance very well too! And I thought we wouldn't win. 
   I went back early since I had english test at lia. I couldn't study. My brain just vomited things I just learned. A message came 4 hours after I arrived home. 30 mins before the test started. It was aning who sent that. 
   "Hi guys. Do you know what? We've got the THIRD winner in it. Congrats for us" 
   I shouted happily in the class. I really happy! God, thanks for the second win in this grade (before was quick and smart competition). I almost cried when I read the sms. Our hard-work, it is... not vain :)
   *btw I only can upload some pictures at this time. Will upload the video next time. Keep waiting, guys*

 on the way to the field

 walking with a covered face lol be careful!!

 Yeaaay, we're the X-Evolution-ers *my class name-actually it's X-E*

the team!!! the sun light was soo bright XD

January 14, 2012

Chatting Cheating

Whaaaaat theeee....... I can't believe it was happened!!! ARRRRGGGHHHH!!!............................................. Well, sorry about what I've written before. I was just too embarrassed! It all started from my LIA Class (kind of English class). I've joined this course since when I was a junior high grader. Now is my fourth year. I joined this because I want to improve my English and make it better. I always love to come here.
Today we had a lesson that made us had to make a dialogue. We should work in pairs and practice it in front of the class. It's about giving and asking for advice. I worked with pudja because she was sitting next to me. And it's the dialogue we made :
*P: pudja, M: Me*
M : "Hi pudja, what's the matter. Today is such a nice day but you look so gloomy. Are you okay?" 
P  : " Well, actually, I have a crush on someone. But since 3 months ago, I've heard that he's been taken by someone. I know I have to move on but it seems like it's something impossible to do. Do you have any suggestion?"
M :  "Well I might have some if you want to listen. Like, you must keep your self busy with your hobbies or things you like, chatting to your friends and come to amusement park to play some thrill rides so you can scream as loud as you can. Just remember. There are lots of boys out there. This world is not small"
P  : "Such a good suggestion. Thanks for your advice, dan"
M : "My pleasure" 
There were no problem when we practiced it on chair but when our turn came. Oh, I was soo nervous. Thing that made me want to jump into a whole is when everybody laughed because the way I said "chatting" is like the way you said "cheating". Do you get what I mean. The whole class laughed and I could feel that my face turned red. Although I was speechless after that, but we could finish the conversation with medium score. Not low. Hhhhhh -______-

October 26, 2011

Post For R.G

Holaaaaa, this is my second time write on this blog. And I think my hand-writing hasn't been good yet, but I promise, I will continue to hard work. So this blog will be better :)
This time I want to tell about the person I....like. Hmm.., since the name of this blog is lil diary so it means this blog is my personal diary too. But, I won't publish the name, of course. Okay, so I will start to talk about my love life.
It starts with the graduation from the junior high school. We finally knew our scores from the national test which was needed to enter the high school. My best friends and I, we made a promise to enter the same high school. But from the five of us, only 2 persons that could be received. Me and one of my best friends. The others couldn't be received because their scores weren't high enough to enter the school.
From my last school there were only 10 persons (plus me) that could enter the school, and I was lucky enough because in my new class there were 4 persons I had already known. And it also made me proud that a person like me, could talk normally. Well, it doesn't  mean I'm mute, but you know what? I'm not that kind of person that can be easily get new friends. Because of my sharp eyes, so lots of people think I'm arrogant. Hmm, enough for that thing. Let's back to the topic :P
I met him for the first time at the field of the school. It's a tradition in here, to do a MOS (kind of time when we can know the school well, and do whatever  the seniors want--- but should be agreed by teachers first). He had a ceremony there. I looked fro the third floor, wondering who's that boy and wished he would be my classmate. I fell in love at the first sight. He is tall and has white skin, and he's a mix of Indonesia and England (That's what I hear). His hair is brown, and he has pointed nose. My heart beats faster whenever I see him. At the first time, I thought he was a someone that doesn't want to make a friend with us, but I was wrong. He's kind although not many people can see his kindness. His smile is really amazing, and it's so expensive. Why? I think he doesn't like to smile a lot. But I swear if you see him plus his smile, you'll be wondering who's he. Me, I still can't believe he's a human, because he's really like an angel!
I love him, I really do. I want him, yes I want to make him mine. But that's so impossible... Yup, he's a newbie like me, but he already has tons of fans in this school. There will be more if you count the girls from the other schools. And his fans, well, there are too many beautiful girls, so I think I'll lose. Although the probability to have his heart is really, really, really small..., but I promise my self I WON'T give up! I'll show him that I'm worth enough to be loved by him. I'll be smarter to open his mind, and be stronger so he can see that I'm not kind of girl that can be easily cried by the others. I want to show him I'm different, I'm unique, and I'm not cheap. Lol... Sounds impossible but if I don't try, who knows?
And I just looked at the clock. It shows me I should be ready to the next class. So, See you next time guys. I promise to make a better post. Have a nice day! :))

September 18, 2011

My First Time at "Langab"

Hi, guys... this is my first post. So since it's my first post, I don't think the story will be perfect, hehe... but I hope you all can enjoy reading it. The story starts with an announcement that came from my school. The principal said that all the first grader have to join langab (such an event that will make us as a member of extracurricular that we choose). It was my first time to have langab, so I didn't know anything about it and stay calm. But then I realized that it wouldn't be as easy as I thought. We left school on Friday, at 7:30 a.m. and reach the camp site at 8:30 a.m. we had a ceremony before can put all our bags at tent. Then the committee told us about the rules. They said we would stay for 2 days and 1 night. I joined endeavor (a.k.a English Debating Votary of Fourteen) and I thought all the duty that this club had wasn't same as the others, I was wrong. This club had duty that even harder than the others. We had a really great pressure, that until made us shock and cried, then even some of us frustration. we didn't have time to take a rest, except prayer time. And we had to do everything as fast as we could.We ate food and we had no right to choose. We also weren't allowed to use watch, use mobile, or everything that electronic. We slept at tent and it was very hot! I couldn't sleep because it was also very crowded. We didn't have time to take a bath and there also so many things that can't be listed in here by me. I was so tired and I really wanted to go home, but when I saw R.G. Idk why I wanted to stay until the event end. I already knew that it's impossible that he would pay attention to me but I still hoped. We never talk before so it was no wonder that although his tent is next to me I felt he really far. But I did all my best, that although I hate to do sport so much, I did good performance in front of him, I cheered up, I kept smiling, etc. And before we back to school, I had a really good opportunity with him. We back to school at noon after the closing ceremony. My Gosh, I wish I can back to Langab next year. As committee of course ;)