July 10, 2013

I'm Back

It's been a long time since my last time writing on this blog. And I feel really bad for leaving it for such time. I feel like I've been neglecting my own child :"(
I miss my blog soo much that it hurt. IT HURT A LOT. The feeling hurt even getting worse when I realized that I had forgotten how my blog look like.
It goes the same with my account on Fanfiction.net (place where I post my fictions).
It means I've been neglecting my 2 children at the same time.

But I have no other choice. School becomes more... severe(?) these days. The competition between students becomes tougher than before. And yes, I don't want my name to be out of the top 5 at least at my class rank. So I spent the days by studying and getting good marks.

I feel happy and guilty as hell in the moment. Sure I get a rank with such good scores (from each subject) and the average's increasing that high, which makes me quite proud. But there's something I have to pay for it : My time for writing.

My hobby.

My way of communicating.

My Life.

When I tried to make a 'comeback' at Fanfiction.net , I found it quite depressing how my fingers seemed to forget how to dance on the keyboard. I almost cried that time.

Although I'm feeling so much better now :')

Well, I think that's all what I'm gonna say at the beginning. I hope I can be continuously update the blog. Nice to meet you again ^^    

November 04, 2012

It's Time for WaT

Hi, guys! Long time no see. How's life? Hope yours is good :)
Btw, I'm back to blogger after umm... I'm not sure when I got hiatus, well never mind. As the first post after those passed times, I choose to introduce you to my newest idol, WENTZ Eiji and TEPPEI Koike a.k.a WaT (Wentz and Teppei).



It's such a shame for me because I just knew them in their 10th anniversary! I'm sorry Te-chan, Ei-chan :'(
But I'm proudly claim my self as WaTaholic (the name of their fans) --->  I already be a WaTaholic since 3-4 months ago and I promise I will be their 'true' fans wholeheartedly.

Back to the topic, WaT (Wentz and Teppei) is a Japanese pop duo, composed of singers/songwriters Eiji Wentz and Teppei Koike. According to Te-chan from Bokura no Ibasho  (I usually call Teppei Koike with this name), they choosed this name because it's easy to remember.

They met each other in 2002 and formed WaT. At first, they did their performances by playing on the street (which if I'm not mistaken) in the area of Yoyogi park, Tokyo. They usually performed on every Sunday (since the Golden Week in 2002).

They released their first single, 卒業TIME (Sotsugyō Time) on February 18th 2004. At that time the label is still indie. After that they did live performance which was called as WaT Entertainment Show Vol.1 in May, 2005. It was continued with Vol. 2, Vol. 3, and so on.

In 2005 they also got  contracted by Universal Music and released their first debut single 僕のキモチ (Boku no Kimochi) in February 11.

Both Te-chan and Ei-chan play vocals and guitar, although sometimes Te-chan plays harmonica and ukulele, while Ei-chan plays plays the bass guitar and piano.

*P.s. I almost forget to tell you which one is Te-chan and which one is Ei-chan. Well, Te-chan is the one who has black hair. He's the one on the right. Ei-chan is the one whose brown hair and have the face like foreigner (He's half Japanese and half American- German). He's the one on the right.

*And if you wanna know more about their history, just visit http://mangafox.me/manga/bokura_no_ibasho/   

List of WaT singles and albums :

Singels



卒業TIME (Sotsugyō Time)
Graduation Time
February 18, 2004












僕のキモチ (Boku no Kimochi)
My Feelings
November 2, 2005












5センチ。(Go Senchi)
5 cm
January 5, 2006












Hava Rava
August 2, 2006













Ready Go!
November 1, 2006














ボクラノLove Story (Bokura no Love Story)
Our Love Story
December 6, 2006



 











夢の途中 (Yume no Tochuu)
Midway Through a Dream
January 16, 2008













時を越えて~Fantastic World~ 
Pass Through Time: Fantastic World
April 23, 2008













36℃ (36 do)
36 Degrees
October 29, 2008














君が僕にKissをした (Kimi ga boku ni kiss o shita)
You Kissed Me
July 28, 2010













24/7〜もう一度〜 ( 24/7~Mo ichido~) 
24/7: One More Time
2010-09-08













Albums

卒業TIME~  (Sotsugyō Time~ Bokura no Hajimari)
March 1, 2006













WaT Collection
November 28, 2007











Meet them :
http://www.watfc.com/
official site

 Get to know them better :
http://wataholics.blogspot.com/
http://edyhdamfnda.blogspot.com/2011/01/wat-wentz-and-teppei.html
http://www.jpopasia.com/group/wat/










 














October 31, 2012

HAPPY 17th BIRTHDAY KAO JIRAYU LAONGMANEE!!!!
I Wish Everything the Best For You! 

Okay, it seemed like that I had written that greetings for the hundredth in this two days. Although, I just write it in my blog today. I know it's kinda late since I post it 48 hours late from his birthday, but late is better than never, right?

So, our Kao is 17 now. Once again, Congrats, my boy(?) !!! :D

Sorry for this (random) greeting card (?) 


Btw, I wonder how's your birthday story for this year :3

And if anyone want to know how his birthday was, just see the video I've attached...

video

June 12, 2012

Tes Tahap 2 AFS

Akhirnya, gue melanjutkan perjuangan ke tahap 2. Ada yang tau tes buat tahap 2 itu apa? Yup, tes wawancara.
Dari 232 anak yang lolos, kita dibagi jadi dua shift. Ada yang dapat shift pagi (dari jam 8-12) dan ada yang shift siang (dari jam 12-16). Gue kebetulan dapat shift siang.
Dari sekolah gue, cuma gue doang yang lolos, jadilah gue masuk kelompok minoritas. Terus ada juga sekolah yang mayoritas banget, karena jumlah mereka yang banyak. Ada SMAN 38 Jakarta, SMAN 8 Jakarta, dan Labschool. Mereka itu jumlahnya banyak banget!
Lanjut ke cerita, gue ketemu sama temen LIA gue, Puja. Dan gue bersyukur banget karena minimal gue punya temen yang bisa diajak ngobrol. Sambil nunggu daftar ulang kita ngobrolin banyak hal. Hal itu random sih, jadi gue ga inget hehe...
Nah setelahnya kita dibagi jadi beberapa kelompok kayak cluster A, B, C, dan seterusnya. Nanti dari cluster itu dibagi lagi jadi cluster A1, cluster A2, cluster A3, dan ini berlaku sama dengan cluster lainnya.
Gue pikir cluster ini bakalan jadi satu kelompok sama gue buat wawancara nanti, tapi ternyata, diacak lagi pas pemanggilannya. Sekali panggilan ada 5 orang yang dipilih.
Sekilas cerita, gue ketemu dan sempet kenalan sama cowok yang ganteng, hehehe.. dia satu kelompok gue dan mukanya agak kayak bule gitu. Pas dipangggil ulang, ternyata kita satu kelompok lagi. Takdir ya? :3
Balik ke tes, gue dari 2 interview itu kedapetan interview bahasa Indonesia duluan bersama 2 orang lainnya, 2 orang sisanya masuk interview bahasa inggris. Dan fix banget gue jadi cewek sendiri di situ. Tapi pas sampai di tempat interview (bagian ruang tunggu) gue akhirnya ketemu 2 cewek lainnya lintang dan chylla. Kita nunggu sambil ngobrol banyak hal, alhasil waktu menunggu ga kerasa.
Mereka dipanggil duluan dan gue jadi cewek sendirian lagi sampai.....aaaaa ada kelompok lain. Dan akhirnya suasana mencair lagi. Gue ketemu sama yemima, kenalan gue pas pembagian cluster, tapi beda kelompok sama gue. Akhirnya gue ngobrol lagi sampai waktu gue dipanggil.
Pas pertama kali gue masuk ruangan, gue deg-degan parah. Sumpah demi apa pun, gue ngerasa kecil banget. Gue duduk di satu kursi paling ujung. Ohya jarak satu peserta ke peserta lainnya itu jauuuuh, jadi obrolan peserta lain ga begitu kedengeran. Satu peserta bakalan diwawancara sama 2 orang pewawancara.
Awalnya gue grogi banget, dan sepertinya kegrogian gue itu sampai kebaca kakaknya. Kakaknya sampai bilang, “kamu rileks yaaa, jangan tegang”.
Tapi mulai pertengahan ke akhir, interview berjalan lancar. Sampai kita (gue sama pewawancara) ketawa bareng. Terus pewawancaranya sampai minta waktu tambahan ke panitia lainnya supaya gue tetep cerita-cerita di situ.  Gue juga sebenernya nyaman banget di ruang bahasa, tapi apadaya, pewawancara di ruang bahasa inggris udah bolak-balik nyariin gue, karena gue ga dateng-dateng. Alhasil percakapan selesai sampai di situ dan gue langsung otw ke ruang bahasa inggris, dipandu sama kakak cluster gue.
Pas sampai di ruang wawancara bahasa inggris, hal pertama yang gue disuruh lakukan setelah memperkenalkan diri adalah ceritain lelucon. Dan gue...gagal. Gue itu kadang bisa jadi orang yang gariiiiiing banget looh, dan apalagi wawancara pakai bahasa inggris. Ehem, bahasa inggris gue kalau di tertulis mungkin bisa meraih excellent, tapi untuk conversation NOL BESAR.
Pas wawancara bahasa inggris, waktu berlangsung dengan sangat lama. Pas waktu habis, rasanya gue seneng banget. Setelahnya gue otw pulang naik taksi diiringi hujan yang lumayan deras.
Untuk tahap 2, saran gue:
  1. Kalau jawab pertanyaan juri, jangan dibuat-buat. Lebih baik cerita apa adanya *itu yang gue lakuin*
  2. Jangan stress! Kalau lo stress, pertanyaan gampang bakalan jadi susah ---> pengalaman -__-
  3. Biarpun jujur tapi kira-kira juga ya. Kayak gue, gue di sekolah ikut ekskul english debating. Pas ditanya ekskul apa di sekolah, yah gue jawab itu juga. Pas di wawancara bahasa Inggris, gue disuruh nge-debate kakak-kakaknya dengan mosi: 'Gay-parade'
  4. Bikin temen sebanyak mungkin!!!
  5. Mungkin ditulis plaing terakhir tapi ini paling penting: JUST BE YOUR SELF
Dari 232 anak yang kepilih untuk ikut tahap 2, hanya 115 anak (termasuk gue) yang lolos ke tahap 3. Sama seperti tes sebelumnya, pengumuman ada 2 minggu setelah tes. Buat yang sudah sampai ke tahap 2 congrats yaaa ^^
Di postingan yang lain gue bakal publish tentang tahap 3. Tunggu tanggal posting oke? 
Btw, you're free to ask me if you want. Just tell me what you want to ask :) 

Tes Tahap 1 AFS


Test tahap 1 tahun ini diselenggarakan tanggal 29 April dan untuk chapter jakarta, tempatnya di FISIP UI. Sebenernya gue ragu-ragu, gue bisa ga ya ngikutin tes ini? Karena, gue harusnya lagi dirawat inap gara-gara anemia gue kambuh.  Tapi, gara-gara gue bolak-balik minta sama bokap buat boleh ikut, jadilah gue diijinin.
Dari awal daftar sampai hari H gue itu ga buka RPUL atau belajar yang serius gimana. Jujur aja gue males buat  nyari-nyari datanya. Prinsip gue, yang  penting istirahat cukup dan dibawa enjoy aja udah cukup kok.
Nah pas di hari H, gue dapet kelas yang lumayan penuh. Di kelas gue ada 70 anak. Keren kan? Dan menurut gue, kelas gue yang paling rame. Kenapa? Kelasnya temen gue, nabila, itu cuma ditempatin sama 25 anak. Beda banget kan angkanya?
Dan jujur aja gue nervous banget. Dari 800an anak, yang gue kenal yah si nabila ini doang. Dia temen sekelas gue di sma. Sisanya? Super  stranger.
Eh engga juga deng. Dari sekolah gue, SMAN 14 Jakarta, sebenernya ada beberapa anak juga sih yang daftar, dan meski mereka pada beda kelas, minimal gue masih bikin konversasi . Tapi yang selantai sama gue ga ada.....maksudnya nabila doang.
Pas gue masuk kelas ujian, gue panik berat karena gue ga nemuin bangku gue. Nama gue ada di pintu, tapi bangku itu polos semua. Alhasil, gue nanya sama anak yang kebetulan lagi ngeliat ke arah gue. Tanpa buang waktu langsung aja gue kasih senyum ke dia dan nanya, “Hei maaf ganggu, kita duduknya bebas ya?”
Dia langsung ngeliat gue dengan tatapan bingung, “maksudnya?” jadilah gue ditanya balik.
Gue lalu ngejelasin dia pertanyaan gue yang tadi. Dan syukurlah, dia mengerti.
Dia jalan ke depan dan nanya ke gue, “nomor ujian kamu berapa?”
Langsung aja gue jawab, “0488”
Dia lalu ngeliat ke belakang dan bilang ke gue, “kamu duduk di sana”.
Begonya, gue masih nggak ‘ngeh’. “Dari mana taunya”
Terus dia senyum ke gue sambil bilang, “kan ada denahnya di sini”à sambil nunjuk ke denah.
Langsung aja gue ngerasa malu BANGET. Nyari tempat aja gue ga becus, gimana tesnya nih entar? 
Gue langsung ngucapin terima kasih ke dia dan duduk di bangku gue. Pas gue tengok kanan kiri, 80% anak lagi sibuk baca-baca. Entah RPUL maupun buku pelajaran, sedangkan gue Cuma bisa cengo dan sibuk sms nabila buat cepetan nyampe.
Pas si na-chan (nabila) sampai, gue langsung ke kelasnya dia yang ternyata ada di seberang kelas gue. Dan kita ngabisin waktu buat ngobrol. Obrolannya ga ada hubungannya tentang tes afs juga.
Kita lagi ngobrolin tentang pengalaman dia homestay di aussie pas bel bunyi. Terus gue pergi ke kelas gue, sementara dia balik ke kelasnya.
Tes pertama itu tentang pengetahuan umum sebanyak 100 soal, yang harus diselesaikan dalam waktu 2 jam. Menurut gue soalnya lumayan. Lumayan susah dan lumayan gampang. Mungkin gue emang ga ada persiapan khusus buat tahap ini, tapi karena setiap pagi gue baca koran (merupakan kebiasaan dari SD) banyak jumlah soal yang bisa gue kerjain.
Abis itu kita dikasih waktu istirahat sekitar 10an menit. Cukup buat ke toilet, dan sesudahnya langsung ada tes bahasa inggris. Tesnya ada 50 soal, dan menurut gue ini yang paling gampang. Soalnya gue cuma gangerti 2 soal doang hehe...
Sebelum tes terakhir ada istirahat sampai sejam. Cukup buat makan dan beribadah ataupun sekedar duduk-duduk aja. Ohya tentang tes yang terakhir, kita ngerjain essay. Dikasih waktu 90 menit, minimal kita harus selesai 500 kata. Temanya ditentuin. Ada 3 tema yang bisa dipilih. Gue lupa optionnya apa aja, tapi yang gue pilih kalau ga salah berbunyi, ‘Orang yang menjadi panutanku  untuk menjadi seorang pemimpin dan mengapa aku memilihnya’.
Setelah semua tes selesai, peserta diperbolehkan pulang.  Waktu gue tes itu, kita selesai jam 4/5-an.
Nah ini saran gue buat lo buat tahap 1 ini: 
  1.  Jangan terlalu memforsir diri lo buat ngepelajarin RPUL dkk. Yang penting istirahat cukup dan diri lo bisa rileks. Banyak yang memforsir dirinya di RPUL tapi akhirnya malah ga lolos ke tahap dua. Tapi jangan juga menganggap sepele. Minimal baca header koran lah. Serius, itu nolong banget!
  2. Coba deh bikin kenalan baru atau kalau lo ga gampang beradaptasi, cari temen yang lo kenal yang ikutan tes buat jadi temen ngobrol. Pas tes, otak bakal kerasa ringan banget soalnya...
  3. Jangan lupa bawa bekal dari rumah, minimal snack. Pas gue tes gue ga bawa makanan ataupun minuman apa pun. Cuma berbekal uang aja. Pas istirahat dan lapar banget, malah hujan deras. Akhirnya waktu buat istirahat malah jadi waktu untuk berjuang cari makan -___-
  4. Pas lagi tahap essay, pilih tema yang paling lo kuasai. Nanti lo juga bakal dikasih kertas buram. Kertas buram jangan disia-siain. Sebisa mungkin semua ide lo, lo tuang di sini. Yang lo tulis di kertas buram merupakan satu penilaian juga looh... Ehya tulisan sebisa mungkin rapih dan bersih (ga ada tipe ex sana sini)
  5. Jangan lupa buat berdoa yaaaa...
Kayaknya segini dulu yang bisa gue bahas di sini. Daaan kalau lo bertanya-tanya berapa jumlah anak yang lulus, itu...dikit banget. Dari 800an anak yang daftar taun ini di chapter jakarta, hanya 232 anak (termasuk gue) yang diterima tahap 1. Meski jumlahnya lumayan sedikit begitu, tetep semangat ya, dan jangan mudah putus asa. Ingat, teruslah berharap. Biasanya pengumuman akan ada 2 minggu setelah tes.

After a Long Time


Hi guys! It’s been a long time since my last post and I miss this page so badly. I have nothing to blame but school. Yeah, the teacher gave me so many home works to do and I just done my final exam. It’s quite tiring to tell the truth T_T
Anyway, I want to share my experience in joining AFS test. Do you know what afs is? Well, I guess I’ll explain the basic of it. AFS is American field service, this is a program to process your request of studying abroad. There are about 9 countries (in Indonesia) that you can choose, like America, japan, German, Swiss, Belgian, France, Netherlands, etc. Once you’ve got accepted then you’ll be living in the country you choose for a year.
I choose japan as my priority since it’s my most favorite country. I really love their culture and it will be my pleasure to be able learn it. And the second priority is America. But I give a try on YES program. It’s part of AFS too (I think). The difference is in YES you’ll only be able to chose America only and you’re free from any fee.
Of course we need to pass some test to be chosen. I’ll tell you on my next post by the way.  So don’t forget to check it, okay?
Ah, and I think I’ll post that in bahasa Indonesia, but if you have a question about it and not able to speak bahasa, you can ask me in English. See ya! :D

March 30, 2012

There's Always Good in Bad


"Menyebalkan!"
mungkin itu adalah kata pertama yang mau aku gunakan untuk mendiskripsikan hari ini. Kenapa? Well, there are many problems I met at school and home. Pertama, jam tangan yang akhirnya dikembalikan olah kakak setelah lebih dari 1 tahun  dia pinjam  HILANG! Lucunya lagi, yang bikin kepala orang-orang rumah sampai geleng kepala adalah, hilangnya jam tangan itu adalah di RUMAH! Gila kan?! Di rumah sendiri kok bisa hilang? Dicari kemana pun enggak ketemu. Dari lantai bawah ke lantai dua, balik lagi kebawah, mengacak-acak lemari-lemari buku, menggeledah tas, mengintrogasi orang-orang, dan sejenisnya dalam kurun waktu 2 hari (hari ini hari ketiga) tetapi hasilnya NIHIL. Kecewa? Banget! Parahnya ibuku malah mengadukan peristiwa hilangnya jam tangan ini ke ayahku yang jelas-jelas baru menyelesaikan tugasnya di luar kota dan akan kembali ke Jakarta HARI INI. Alhasil? Ayah bbm ibu yang isinya kurang lebih (untukku) Dana harus siap-siap saat saya sampai rumah nanti. It's quite easy to understand, isn't it? GOOD. Dan aku cuma bisa pasrah. Berdoa dalam hati semoga malam hari tak kunjung datang, supaya.....enggak ketemu ayah.
Kedua, ada latian volley dan dari dulu aku sangat silly dalam olahraga ini (well, sebenarnya aku sama sekali tak berbakat olahraga kecuali renang). Pasti ending dari main volley adalah: pergelangan tangan merah, sakit dan mempermalukan diri karena yaaa... tak dapat main volley tadi. Dan benar dugaanku. Pergelangan tanganku merah dan terasa menyakitkan. Berita lebih bagusnya lagi: Sit Up 20 kali. Apa-apaan itu? Sudah capek, sakit pula, dan malah di suruh sit up karena bola yang di-serve tak dapat melewati net!
Ketiga... yang paling menyedihkan. Hari ini ada Praktikum Fisika dan biasanya aku paling senang dapat jam pelajaran ini. Gedungnya bagus, nyaman, comfortable, top deh. Tapi tadi itu disaster banget! Tanpa sengaja, aku membakar kalorimeter dengan meletakkannya di atas bunsen. Itu ketidak-sengajaan tentunya. Aku salah meletakkan kalorimeter yang seharusnya kudiamkan. Harusnya aku memanaskan air dengan menggunakan gelas ukur. Di antara kelompok tidak ada yang sadar kesalahan itu karena... ehem kami bercanda nyaris sepanjang pelajaran. Sungguh kejadian tadi membuatku malu. Masalah ganti? Itu tak sebanding dengan rasa malu yang kau alami jika kau memiliki pengalaman yang sama denganku. 
Keempat, rapotku belum juga dilegalisir padahal aku membutuhkannya untuk pertukaran pelajar. Dan acara yang mau kuikuti ini hanya ada sekali di umurku. Untuk ikut pertukaran pelajar, aku harus merupakan murid kelas 10 SMA. Dan itu hanya sekali kan? (Kecuali kalau aku tidak naik, huh jangan sampai!). Aku dan temanku nabila, tadi merasa bahwa kami seperti bola. Ditendang sana dan sini. Keluar TU masuk TU hanya untuk mendapatkan beberapa stamp di atas beberapa lembar fotokopi rapot. HELL! Setelahnya kami akhirnya diterima dan salah seorang pegawai TU berkata bahwa akan segera di stamp. Nyatanya? Sampai jam pulang rapot kami masih belum diapa-apakan! Akhirnya? Kami menunggu lagi dalam waktu (yang menurutku) cukup lama! 
Aku mengumpat...sungguh. Dalam hati terus-terusan aku berkata, kau tau? Aku tak harus menjelaskannya di sini kan?  
Tapi tiba-tiba semua berubah ketika melihat Zack. JANGAN PERGI DULU! Aku bukan ingin menceritakan apa pun tentang zack. Sungguh. Tapi kau harus dengar sedikit ceritaku tentangnya (padahal tadi bilang bukan mau cerita tentang zack).
Jadi saat aku dan seorang temanku melewati pagar sekolah, hendak meninggalkan sekolah, aku bertemu zack and his friends. Cool! kami berjalan berdua dan saat kami melewati mereka salah seorang temannya bertanya, "Pantas dari tadi kau merapikan diri. Ternyata..." <--- maksudnya ini apa? kenapa enggak dilanjutkan? siaaal! Aku mau tau. Mungkin kau mengira aku ini lebih dari over tapi... boleh kan kalau berharap, meski pun harapan itu belum tentu atau tak akan terwujud dan kau mengetahuinya? Aku mungkin terlalu bodoh, aku tidak tau teman zack tadi itu berbicara dengan zack atau temannya yang lain. Tapi debaran jantungku terus berdebar kencang bahkan saat aku sudah tiba di rumah. And whooosh! Entah bagaimana ceritanya, aku merasa mood-ku lebih baik. 
Aku beristirahat sebentar. Mendinginkan diri dalam kamar tidurku yang sedingin es. Bersiap-siap untuk ibadah siang. Setelahnya aku tidak merasa kesal lagi dengan hari ini. 
Pertama, aku dapat menemukan jam tanganku. Dan aku tidak menemukannya di rumah. Melainkan di MOBIL. Sungguh aku benar-benar careless. Dan aku dapat menemukannya hanya dengan satu petunjuk: Ingatanku yang melayang entah bagaimana ke saat aku dan keluargaku merayakan ulang tahun adikku di PIM. Gila memang.
Kedua, diriku dapat berpikir positif setelah memberi keyakinan bahwa hukuman yang tadi diterima saat jam pelajaran olahraga baik untukku. Hey, perutku jadi lebih ramping!
Ketiga, aku mendapat pelajaran hari ini, aku tidak boleh menyepelekan hal-hal yang bahkan sangat kecil (lagi-lagi...). Aku punya pengalaman sekarang, bagaimana sesuatu yang kecil dapat mengakibatkan kecelakaan besar.
Keempat..... aku tak tahu harus berkata apa tentang ini. Lebih tepatnya aku masih bingung. Hei, mereka menjadikan aku dan temanku sebagai bola untuk nyaris dua hari (jika hari ini juga dihitung).
Akhirnya aku dapat menyimpulkan: SESUATU YANG BURUK DAPAT MENJADI LEBIH BAIK UNTUKMU JIKA KAU DAPAT MELIHATNYA DARI 2 SISI DAN BUKANNYA TERUS MENERUS MENYALAHKANNYA. hemmm... *Melihat dari atas ke bawah, dan ke atas lagi* Panjang banget, ya? *muka polos* Okay guys, sorry for wasting your time, but I hope my story can let you help think positive. Hoping you enjoy your day :)